Web Analytics Made Easy -
StatCounter
Arti Kata "CDMA (Code Division Multiple Access)" menurut Kamus Komputer - Rebanas

Arti Kata "CDMA (Code Division Multiple Access)" Menurut Kamus Komputer

Halaman ini menjelaskan Arti Kata CDMA (Code Division Multiple Access) menurut Kamus Komputer. Selain Arti, mungkin juga disertakan contoh kalimat yang memakai kata CDMA (Code Division Multiple Access).

definisi CDMA (Code Division Multiple Access)

CDMA (Code Division Multiple Access): Teknologi interface spread spectrum udara yang digunakan pada beberapa ponsel dan jaringan wireless lainnya.

Lebih lanjut mengenai CDMA (Code Division Multiple Access)
Contoh kalimat untuk "CDMA (Code Division Multiple Access)"

Berbagai contoh kalimat untuk kata atau frase "CDMA (Code Division Multiple Access)" tersedia di halaman contoh kalimat. Silakan kunjungi halaman khusus contoh kalimat menggunakan kata CDMA (Code Division Multiple Access) untuk melihat berbagai penerapan riil di kehidupan nyata.

Lebih lanjut mengenai CDMA (Code Division Multiple Access)

CDMA (Code Division Multiple Access) terdiri dari 5 kata. Kata tersebut mempunyai 10 kata terkait yakni sebagai berikut:

Interface 1) Antarmuka atau interaksi antara komputer dengan sesuatu yang lain, termasuk pengguna, piranti peripheral atau wahana komunikasi. Antarmuka atau interaksi tersebut bisa bersifat fisik (dengan bantuan software) 2) Tampilan luar sebuah objek sementara struktur yang menghubungkan antara komputer dengan piranti lain. 3) Perintah, pesan, citra, atau elemen lain yang memungkinkan terjadinya interaksi antara komputer dengan penggunanya.
CDMA (Code Division Multiple Access) Teknologi interface spread spectrum udara yang digunakan pada beberapa ponsel dan jaringan wireless lainnya.
Wireless LAN (Wireless Local Area Network) Teknologi komunikasi data dengan tidak menggunakan kabel untuk menghubungkan antara klien dan server. Secara umum teknologi Wireless LAN hampir sama dengan teknologi jaringan komputer yang menggunakan kabel (Wire LAN atau Local Area Network). Teknologi Wireless LAN ada yang menggunakan frekuensi radio untuk mengirim dan menerima data yang tentunya mengurangi kebutuhan atau ketergantungan hubungan melalui kabel. Akibatnya pengguna mempunyai mobilitas atau fleksibilitas yang tinggi dan tidak tergantung pada suatu tempat atau lokasi. Teknologi Wireless LAN juga memungkinkan untuk membentuk jaringan komputer yang mungkin tidak dapat dijangkau oleh jaringan komputer yang menggunakan kabel.
Spreadsheet Program aplikasi tabulasi dan pengolahan data pada komputer.
SCSI (Small Computer System Interface) Interface (antarmuka) yang menghubungkan sistem dengan banyak peripheral seperti harddisk, CDROM drive dan tape drive. SCSI distandarkan oleh ANSI (American Standards Institute) pada 1986 dan telah mengalami banyak peningkatan hingga sekarang. Pada awal SCSI distandarkan dan digunakan SCSI memiliki lebar data sebesar 8 bit dengan clock sebesar 5 MHz. Adapun kecepatan transper maksimum yang dimiliki adalah sebesar 4 MB/s untuk yang asynchronous dan sebesar 5 MB/s untuk yang synchronous. Jumlah device yang didukung untuk keduanya adalah 7 buah (tidak termasuk host). SCSI generasi awal ini sering disebut SCSI-1. Perkembangan selanjutnya dari SCSI-1 ini adalah SCSI-2 yang distandarkan pada tahun 1994. Pada SCSI-2 ini terdapat apa yang dinamakan Common Command Set (CCS) yang merupakan 18 buah perintah dasar. Diterapkannya CCS ini pada SCSI-2 didasarkan atas anggapan bahwa CCS ini merupakan kebutuhan dasar untuk dapat mendukung setiap peralatan SCSI. Selain penerapan CCS ini, SCSI-2 juga menawarkan lebar data yang lebih tinggi, bisa sampai 16 bit. Begitu pula dengan clock yang ditawarkan, bisa menjadi 10MHz. Istilah Fast SCSI dan Wide SCSI juga didasarkan pada peningkatan kecepatan transfer ini. Istilah fast menunjukkan clock yang digunakan adalah 10 MHz, sementara istilah Wide menunjukkan lebar data yang digunakan adalah 16 bit. Baik Fast SCSI maupun Wide SCSI, keduanya memiliki kecepatan transfer teroritis maksimum sebesar 10MB/s. Sementara untuk Fast/Wide SCSI (memiliki lebar data 16 bit dan clock sebesar 10 MHz). Kecepatan transfer teoritis maksimum yang dimiliki adalah sebesar 20 MB/s. Untuk masalah jumlah device yang didukung, terdapat perbedaan antara Fast SCSI dengan Wide SCSI. Pada Fast SCSI jumlah device yang didukung tetap 7 (host tidak termasuk), sementara pada Wide SCSI jumlah device yang didukung adalah 15 (juga tidak termasuk host). Pada Fast/Wide SCSI jumlah device yang didukung adalah sama dengan Wide SCSI. Pada SCSI-2 ini juga terdapat sebuah fitur baru yang diberi nama Command Queuing. Command Queuing ini membolehkan sebuah device SCSI-2 menyimpan kumpulan perintah yang diperolehnya dari sistem untuk kemudian dikerjakan dengan urutan yang paling efisien. Kombinasi antara host yang hanya mendukung SCSI-1 dengan device SCSI-2 tetap dimungkinkan, begitu pula sebaliknya. Hanya saja terdapat kemungkinan tidak semua fitur yang tersedia akan bisa dimanfaatkan. Perkembangan selanjutnya dari SCSI-2 ini adalah SCSI-3 yang mulai tersedia pada 1995, meskipun belum distandarkan secara resmi. Hal ini disebabkan pengalaman pada SCSI-2 yang membutuhkan waktu begitu lama untuk menstandarisasikannya. Jadi SCSI-3 ini adalah kumpulan dari berbagai standar yang berbeda-beda namun memiliki hubungan. Pada SCSI-3 ini kecepatan transfer teoritis maksimum mengalami peningkatan. Bila pada SCSI-2 kecepatan transfer teoritis bisa mencapai 20 MB/s, maka pada SCSI-3 hingga saat ini kecepatan transfer teoritis maksimum bisa mencapai 320MB/s. Beragam jenis SCSI-3 ini memiliki kecepatan transfer teoritis maksimum mulai dari 20MB/s hingga 320 MB/s. Lebar data yang dimiliki juga bervariasi, 8 bit dan 16 bit. Begitu pula clock yang dimiliki bervariasi mulai dari 20 MHz hingga 80 MHz.
ABI (Application Binary Interface) Pemafaran spesifikasi perangkat keras dan sistem operasi yang sedang digunakan.
ACPI (Advanced Configuration Power Interface) Sebuah teknologi yang memungkinkan sistem operasi mengontrol jumlah daya listrik yang digunakan oleh setiap perangkat yang dipasang pada komputer. Biasanya disediakan agar perangkat tersebut menghemat energi. ACPI ini adalah interface dan ditujukan untuk perangkat lunak dan perangkat keras. Sistem operasi yang mampu melakukan konfigurasi dan power management terhadap sistem, sering disebut dengan Operating System-directed configuration and Power Management (OSPM). ACPI bersama OSPM ini melakukan power management dengan konsep bahwa suatu sistem akan menghemat energi dengan mengubah suatu peralatan yang sedang tidak digunakan oleh sistem ke kondisi yang menggunakan sedikit daya (lowed power state). Konsep ini juga berlaku untuk keseluruhan sistem, membuat keseluruhan sistem berada pada kondisi yang menggunakan sedikit daya (sleeping state). Beberapa sleeping state yang tersedia antara lain :S1 Sleeping State; Suatu sleeping state yang bila dibangunkan akan memiliki tingkat penundaan yang rendah. Pada S1 sleeping state tidak ada system context yang hilang, tidak pada prosesor maupun chipset.S2 Sleeping State; Suatu sleeping state yang bila dibangunkan akan memiliki tingkat penundaan yang rendah seperti halnya S1 sleeping state, hanya saja pada S2 sleeping state ini prosesor context dan system cache context menjadi hilang. Sistem operasi yang akan bertanggung jawab mempertahankan context dari prosesor dan cache tersebut.S3 Sleeping State; Suatu sleeping state yang bila dibangunkan akan memiliki tingkat penundaan yang rendah juga, namun semua system context kecuali pada memori utama akan hilang. S3 sleeping state ini sering pula disebut dengan suspend to RAM. S4 Sleeping State; Suatu sleeping state yang bila dibangunkan akan memiliki tingkat penundaan yang tinggi (tertinggi yang didukung oleh ACPI) dan memiliki tingkat penggunaan daya yang paling rendah (terendah yang didukung oleh ACPI). Pada S4 sleeping state ini dianggap semua hardware dimatikan, hanya saja context-nya tetap dipertahankan. S4 sleeping state ini sering pula disebut dengan suspend to disk.S5 Sleeping State; S5 soft off ini memiliki kesamaan dengan S4 sleeping state, hanya saja sistem operasi tidak menyimpan context apapun
API (Application Programming Interface) Program aplikasi yang memberikan layanan yang diperlukan oleh suatu sistem, biasanya layanan khusus untuk aplikasi tersebut.
Application Interface Sekumpulan software yang memungkinkan programmer untuk memasuki suatu sistem dan memakai layanan yang disediakan di dalam suatu jaringan.
CELP (Code Excited Linier Predictive) Metode pengompresan suara hingga mencapai rasio tinggi guna menghasilkan kualitas audio yang baik.
Simpan Informasi Agar Tidak Hilang

Jika informasi mengenai "CDMA (Code Division Multiple Access)" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik, Koreksi dan Saran
Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.
Index Kamus Komputer
Tentang Kamus Komputer

Kamus Kamus Komputer ini merupakan online. Jika anda mencari terjemah atau arti kata menurut kamus Kamus Komputer, anda bisa mencari disini. Kamus bisa ditelaah menggunakan abjad atau formulir pencarian.