Web Analytics Made Easy -
StatCounter
Arti Kata "OPV (Oral Polio Vaccine)" menurut Kamus Kesehatan - Rebanas

Arti Kata "OPV (Oral Polio Vaccine)" Menurut Kamus Kesehatan

Halaman ini menjelaskan Arti Kata OPV (Oral Polio Vaccine) menurut Kamus Kesehatan. Selain Arti, mungkin juga disertakan contoh kalimat yang memakai kata OPV (Oral Polio Vaccine).

definisi OPV (Oral Polio Vaccine)

OPV (Oral Polio Vaccine): Vaksin polio yang diberikan melalui tetes mulut.

Lebih lanjut mengenai OPV (Oral Polio Vaccine)
Contoh kalimat untuk "OPV (Oral Polio Vaccine)"

Berbagai contoh kalimat untuk kata atau frase "OPV (Oral Polio Vaccine)" tersedia di halaman contoh kalimat. Silakan kunjungi halaman khusus contoh kalimat menggunakan kata OPV (Oral Polio Vaccine) untuk melihat berbagai penerapan riil di kehidupan nyata.

Lebih lanjut mengenai OPV (Oral Polio Vaccine)

OPV (Oral Polio Vaccine) terdiri dari 4 kata. Kata tersebut mempunyai 10 kata terkait yakni sebagai berikut:

polio Virus oportunis yang masuk ke tubuh dengan kontak fekal-oral, atau kontak orang ke orang. Penyakit ini menyebabkan kelumpuhan, yang ireversibel, dan dalam kasus yang lebih parah kelumpuhan tersebut dapat menyebabkan kematian oleh sesak napas. Gejala-gejala umumnya ringan: demam ringan, malaise, muntah, leher kaku dan punggung, dan nyeri pada tungkai. Wabah polio besar menyebabkan kepanikan di tahun 1940-an dan 1950 di negara-negara industri seperti Amerika Serikat dan Eropa Barat. Pada tahun 1954 Dr Jonas Salk mengembangkan vaksin yang sangat menurunkan terjadinya penyakit, dan pada tahun 1963 sebuah vaksin oral dikembangkan. Imunisasi adalah bentuk terbaik untuk pencegahan dan pengobatan Polio.
vaksin Berasal dari bahasa latin vacca (sapi) dan vaccinia (cacar sapi). Vaksin adalah bahan antigenik yang digunakan untuk menghasilkan kekebalan aktif terhadap suatu penyakit sehingga dapat mencegah atau mengurangi pengaruh infeksi oleh organisme alami atau liar. Vaksin dapat berupa galur virus atau bakteri yang telah dilemahkan sehingga tidak menimbulkan penyakit. Vaksin dapat juga berupa organisme mati atau hasil-hasil pemurniannya (protein, peptida, partikel serupa virus, dsb). Vaksin akan mempersiapkan sistem kekebalan manusia atau hewan untuk bertahan terhadap serangan patogen tertentu, terutama bakteri, virus, atau toksin. Vaksin juga bisa membantu sistem kekebalan untuk melawan sel-sel degeneratif (kanker). Pemberian vaksin diberikan untuk merangsang sistem imunologi tubuh untuk membentuk antibodi spesifik sehingga dapat melindungi tubuh dari serangan penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin.
OPV (Oral Polio Vaccine) Vaksin polio yang diberikan melalui tetes mulut.
Vaksin BCG Vaksin beku kering yangan mengandung Mycobacterium bovis hidup yang dilemahkan (Bacillus Calmette Guerin), strain Paris, untuk pencegahan terhadap penyakit Tuberkulosis.
Vaksin Campak Vaksin virus hidup yang dilemahkan, merupakan vaksin beku kering berwarna kekuningan yang harus dilarutkan hanya dengan pelarut vaksin, digunakan untuk pencegahan terhadap penyakit campak.
Vaksin Meningitis Vaksin meningitis adalah vaksin wajib yang harus dilakukan calon jemaah umroh/haji untuk melindungi risiko tertular meningitis meningokokus, suatu infeksi yang terjadi pada selaput otak dan sumsum tulang belakang dan keracunan darah.
Vaksin Pneumococcal (PCV - Pneumococcal Vaccine) Vaksin yang dibuat dari kuman pneumokokus. Kuman pneumokokus adalah kuman yang hidup di tenggorokan. Ketika terinfeksi kuman ini, tidak secara otomatis anak akan jatuh sakit, apalagi sakit yang berat (IPD). Kemungkinan terkena IPD memang akan lebih besar pada anak-anak bergizi buruk dan yang menderita gangguan sistem imun (seperti anak dengan HIV positif atau sedang mengonsumsi steroid jangka panjang). Bukan hanya itu, kuman pneumokokus terdiri dari banyak 'jenis' alias serotipe (sampai saat ini, ada 93 serotipe pneumokokus).
Vaksin Polio Oral (OPV/Oral Polio Vaccine) Vaksin trivalen berbentuk cairan berwarna kuning kemerahan yang mengandung suspensi dari tipe 1, 2 dan 3 virus polio hidup (strain Sabin) yang telah dilemahkan untuk diteteskan melalui droper (secara oral), digunakan untuk pencegahan teradap Poliomyelitis.
Vaksin DTP-HB Suspensi koloidal homogen mengandung toksoid tetanus murni, toksoid difteri murni dan B.pertussis yang diinaktivasi, serta antigen permukaan virus Hepatitis B murni yang bersifat non-infectious, digunakan untuk pencegahan terhadap difteri, tetanus, pertusis (batuk rejan) dan Hepatitis B secara simultan.
Vaksin DTP Suspensi koloidal homogen yang mengandung toksoid tetanus, toksoid difteri murni dan bakteri pertusis yang teradsorbsi ke dalam aluminium fosfat, digunakan untuk pencegahan terhadap difteri, tetanus dan pertusis secara simultan pada bayi dan anak-anak.
Simpan Informasi Agar Tidak Hilang

Jika informasi mengenai "OPV (Oral Polio Vaccine)" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik, Koreksi dan Saran
Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.
Index Kamus Kesehatan
Tentang Kamus Kesehatan

Kamus Kamus Kesehatan ini merupakan online. Jika anda mencari terjemah atau arti kata menurut kamus Kamus Kesehatan, anda bisa mencari disini. Kamus bisa ditelaah menggunakan abjad atau formulir pencarian.