Web Analytics Made Easy -
StatCounter
Arti Kata "BTP (Bahan Tambahan Pangan)" menurut Kamus Kesehatan - Rebanas

Arti Kata "BTP (Bahan Tambahan Pangan)" Menurut Kamus Kesehatan

Halaman ini menjelaskan Arti Kata BTP (Bahan Tambahan Pangan) menurut Kamus Kesehatan. Selain Arti, mungkin juga disertakan contoh kalimat yang memakai kata BTP (Bahan Tambahan Pangan).

definisi BTP (Bahan Tambahan Pangan)

BTP (Bahan Tambahan Pangan): Bahan Tambahan Pangan adalah bahan/campuran bahan yang secara alami bukan merupakan bagian dari bahan baku pangan, tetapi ditambahkan ke dalam pangan untuk mempengaruhi sifat atau bentuk pangan. Sesuai dengan Permenkes Nomor 33 Tahun 2012 ada 27 jenis penggolongan BTP, di antaranya yang selalu menjadi perhatian di masyarakat adalah bahan pewarna (colour agent), bahan pemanis (sweetener), dan bahan pengawet (preservative).

Lebih lanjut mengenai BTP (Bahan Tambahan Pangan)
Contoh kalimat untuk "BTP (Bahan Tambahan Pangan)"

Berbagai contoh kalimat untuk kata atau frase "BTP (Bahan Tambahan Pangan)" tersedia di halaman contoh kalimat. Silakan kunjungi halaman khusus contoh kalimat menggunakan kata BTP (Bahan Tambahan Pangan) untuk melihat berbagai penerapan riil di kehidupan nyata.

Lebih lanjut mengenai BTP (Bahan Tambahan Pangan)

BTP (Bahan Tambahan Pangan) terdiri dari 4 kata. Kata tersebut mempunyai 10 kata terkait yakni sebagai berikut:

pangan Segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati dan air, baik yang diolah maupun yang tidak diolah, yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia, termasuk bahan tambahan pangan, bahan pangan dan bahan lain yang digunakan dalam proses penyiapan, pengolahan, dan atau pembuatan makanan atau minuman.
BTP (Bahan Tambahan Pangan) Bahan Tambahan Pangan adalah bahan/campuran bahan yang secara alami bukan merupakan bagian dari bahan baku pangan, tetapi ditambahkan ke dalam pangan untuk mempengaruhi sifat atau bentuk pangan. Sesuai dengan Permenkes Nomor 33 Tahun 2012 ada 27 jenis penggolongan BTP, di antaranya yang selalu menjadi perhatian di masyarakat adalah bahan pewarna (colour agent), bahan pemanis (sweetener), dan bahan pengawet (preservative).
Dana BOK (Dana Biaya Operasional Kesehatan) Dana APBN Kementerian Kesehatan yang disalurkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota melalui mekanisme tugas pembantuan.
Dana Sehat Dana yang secara berkala dihimpun oleh (kelompok) masyarakat untuk membiayai upaya pemeliharaan kesehatan/pengobatan anggota-anggotanya dan usaha kesehatan lingkungan di tempat tinggal (kelompok) masyarakat tersebut
Dana Tugas Pembantuan BOK Dana yang berasal dari APBN Kementerian Kesehatan, mencakup semua penerimaan dan pengeluaran dalam rangka tugas pembantuan yang diberikan pemerintah (c.q. Kementerian Kesehatan) kepada pemerintah daerah kabupaten/kota (c.q. Dinas Kesehatan)
Diare akut Secara operasional, diare akut adalah buang air besar lembek/cair bahkan dapat berupa air saja yang frekuensinya lebih sering biasanya dan berlangsung kurang dari 14 hari
Diare persisten (Persistence diarhoea) diare akut yang berlanjut sampai 14 hari atau lebih
disinfektan Bahan kimia yang digunakan untuk mencegah terjadinyainfeksiatau pencemaran olehjasad renikatauobatuntuk membasmikuman penyakit.Pengertian lain dari disinfektan adalah senyawa kimia yang bersifat toksik dan memiliki kemampuan membunuhmikroorganismeyang terpapar secara langsung oleh disinfektan.Disinfektan tidak memiliki daya penetrasi sehingga tidak mampu membunuh mikroorganisme yang terdapat di dalam celah atau cemaran mineral.Selain itu disinfektan tidak dapat membunuhspora bakterisehingga dibutuhkan metode lain sepertisterilisasidengan autoklaf.
KEK (Kurang Energi Kronis) Keadaan kekurangan energi dalam waktu lama pada wanita usia subur (WUS) dan ibu hamil yang ditandai dengan ukuran lingkar lengan atas (LiLA) 23,5 cm. (Sumber : Gizi dalam Angka, Depkes 2003)
KEP = Kurang Energi Protein Keadaan kurang zat gizi tingkat sedang yang disebabkan oleh rendahnya asupan energi dan protein dalam waktu cukup lama yang ditandai dengan berat badan menurut umur (BB/U) yang berada pada -3SD tabel baku WHO-NCHS. (Sumber: Pemantauan Pertumbuhan Balita, Dit. GM, Depkes, 2003)
Simpan Informasi Agar Tidak Hilang

Jika informasi mengenai "BTP (Bahan Tambahan Pangan)" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik, Koreksi dan Saran
Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.
Index Kamus Kesehatan
Tentang Kamus Kesehatan

Kamus Kamus Kesehatan ini merupakan online. Jika anda mencari terjemah atau arti kata menurut kamus Kamus Kesehatan, anda bisa mencari disini. Kamus bisa ditelaah menggunakan abjad atau formulir pencarian.